Tol Padangtiji-Seulimum Dibuka Gratis bagi Pemudik 2026 dengan Kendaraan Operasional Siap Sedia

BANDA ACEH – PT Hutama Karya (Persero) telah resmi membuka Jalan Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 secara fungsional sebagai upaya untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik selama Lebaran 2026. Jalan tol ini merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional yang memiliki panjang total 74,2 kilometer (km) di Provinsi Aceh.

Ruas Tol yang Telah Beroperasi

Saat ini, ruas tol ini telah beroperasi dari Seksi 2 hingga Seksi 6 dengan total panjang mencapai 49 km. Rincian dari masing-masing seksi adalah sebagai berikut:

Dengan adanya pembukaan ini, diharapkan arus lalu lintas dapat berjalan lebih lancar dan efisien.

Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jalan

Untuk memastikan keamanan serta kenyamanan pengguna jalan, Hutama Karya telah menyiapkan berbagai perlengkapan yang diperlukan. Ini termasuk rambu lalu lintas, marka jalan, delineator, serta peralatan keselamatan lainnya yang penting untuk mendukung perjalanan yang aman.

Kendaraan Operasional Siap Sedia

Selain perlengkapan jalan, sejumlah kendaraan operasional juga disiagakan untuk memberikan bantuan jika diperlukan. Kendaraan-kendaraan ini meliputi:

Hamdani, selaku Plh. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Komitmen dalam Mendukung Mobilitas Masyarakat

Hamdani menyatakan bahwa pembukaan jalur fungsional ini merupakan bentuk komitmen dari perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat. Ia menjelaskan, hal ini juga bertujuan untuk mempercepat distribusi logistik, termasuk bantuan bencana yang dibutuhkan di Aceh Tamiang.

“Pembukaan jalur fungsional ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan nasional. Selain itu, kami berharap masyarakat Aceh dapat merasakan manfaat nyata dari peningkatan konektivitas ini yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,” ujarnya.

Detail Ruas Tol Sigli–Banda Aceh

Jalur Tol Sigli–Banda Aceh memiliki panjang total 74,2 km dan termasuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional. Saat ini, Seksi 2 hingga Seksi 6 (Seulimeum–Baitussalam) sepanjang 49 km telah beroperasi secara tarif, sementara Seksi 1 (Padang Tiji–Seulimeum) sepanjang 23,955 km telah dibuka secara fungsional dengan dua jalur kendaraan dua arah.

“Jalur ini mulai beroperasi sejak 7 Desember 2025 untuk mendukung periode Natal dan Tahun Baru. Jalur ini terus dimanfaatkan untuk mobilitas dan distribusi logistik,” imbuhnya.

Integrasi Jalur dan Manfaat Waktu Tempuh

Secara operasional, jalur fungsional Seksi 1 terintegrasi dengan Interchange Seulimeum. Pengguna jalan diwajibkan untuk melakukan transaksi di Gerbang Tol Padang Tiji. Selain itu, tahapan Pra Uji Laik Fungsi (Pra-ULF) telah dilaksanakan untuk memastikan bahwa semua aspek teknis dan keselamatan telah memenuhi standar yang ditetapkan.

Dengan terintegrasinya seluruh seksi yang telah beroperasi dan jalur fungsional ini, waktu tempuh dari Sigli menuju Banda Aceh dapat dipangkas dari sekitar satu jam melalui jalan nasional menjadi hanya sekitar 30 menit dengan menggunakan jalan tol.

Harapan besar disematkan pada pembukaan jalan tol ini untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Aceh. Dengan adanya konektivitas yang lebih baik, diharapkan bisa mendorong investasi dan pengembangan daerah yang lebih merata.

Dengan demikian, Tol Padangtiji-Seulimum diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif bagi pemudik dan masyarakat Aceh pada umumnya, mengingat pentingnya aksesibilitas dan efisiensi dalam perjalanan sehari-hari maupun saat momen-momen penting seperti Lebaran.

Exit mobile version