Tradisi Jumat Bersih Warga Bunisari dalam Persiapan Menyambut Idul Fitri

Seiring dengan naiknya matahari di pagi hari, suara sapu lidi dan cangkul mulai mengisi udara di sudut kampung. Beberapa ibu-ibu tampak membawa peralatan pembersih, sementara para bapak memulai harinya dengan membersihkan rumput dan sampah di sepanjang jalan.

Gotong Royong Tradisi Jumat Bersih

Ini adalah suasana yang biasa terlihat di RT 09 RW 03 Dusun Bunisari, Desa Luyuebakti, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, setiap Jumat pagi. Warga berkumpul bersama dalam kegiatan rutin yang mereka sebut “Jumat Bersih”.

Tradisi Jumat Bersih ini bukanlah sekadar kerja bakti biasa. Bagi masyarakat setempat, ini adalah cara sederhana untuk menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri dan sekaligus menjaga lingkungan tetap sehat dan nyaman.

Upaya Menjaga Kebersihan dan Kebersamaan

Yaya, selaku Ketua RT 09, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah berlangsung lebih dari dua tahun dan dilakukan secara rutin setiap hari Jumat. “Tujuannya adalah agar kampung tetap bersih, terutama menjelang Lebaran,” ujar Yaya.

Yang menarik, kegiatan ini tidak menggunakan anggaran khusus. Semuanya dilakukan berdasarkan inisiatif dan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan mereka.

Partisipasi Warga dalam Jumat Bersih

Para ibu tampak sibuk menyapu halaman dan membersihkan selokan kecil di pinggir jalan. Sementara itu, para bapak memotong rumput liar dan mengumpulkan sampah di beberapa titik kampung.

Menurut Yaya, semangat gotong royong seperti ini diharapkan terus terjaga, bukan hanya menjelang Idul Fitri, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari warga. “Harapannya kampung selalu bersih dan warga sehat,” ungkapnya.

Lebih dari Sekedar Menjaga Kebersihan

Selain menjaga kebersihan lingkungan, Yaya juga mengimbau masyarakat untuk mengisi akhir-akhir Ramadan dengan memperkuat kegiatan ibadah, termasuk salat Tarawih di masjid atau musala setempat.

Meski ada sebagian anak muda yang tampak belum ikut bergabung karena aktivitas sekolah atau beristirahat, warga berharap generasi muda ke depan juga ikut terlibat dalam kegiatan sosial di lingkungan mereka.

Di tengah kesibukan membersihkan kampung, satu hal terasa jelas: Jumat Bersih bukan hanya soal menyapu jalan, tetapi juga merawat kebersamaan warga. Momen ini membuktikan bahwa tradisi Jumat Bersih bukan hanya tentang kebersihan fisik, tetapi juga tentang kebersamaan dan gotong royong dalam komunitas.

Exit mobile version