Bulog Siap Distribusikan Bansos Beras di Kota Pasuruan Menjelang Idul Fitri 1447 H

Menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) sudah mempersiapkan diri untuk mendistribusikan bansos berupa beras di Kota Pasuruan. Kerjasama ini dilakukan bersama Pemerintah Kota Pasuruan dalam rangka memastikan ketersediaan pangan menjelang Hari Raya yang akan diselenggarakan pada tahun 2026.
Siapnya Bulog Distribusikan Bansos Beras di Kota Pasuruan
Perum Bulog Cabang Malang telah mempersiapkan bantuan pangan berupa beras dengan total mencapai 177 ton. Rencananya, bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada masyarakat di Kota Pasuruan. Penyaluran ini direncanakan akan dimulai pada Jumat, 13 Maret 2026 mendatang.
Peran Bulog dalam Menjaga Ketersediaan Pangan
Menurut Kepala Cabang Bulog Malang, M. Nur Juliansyah Rahman, program bantuan beras ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan. Tidak hanya itu, program ini juga bertujuan membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.
“Bulog telah menyiapkan beras sekitar 177 ton untuk bansos bagi masyarakat Kota Pasuruan. InsyaAllah penyalurannya akan mulai dilaksanakan pada Jumat 13 Maret pekan ini,” ungkap Nur Juliansyah Rahman.
Pentingnya Jaga Stabilitas Pasokan dan Harga Beras
Nur Juliansyah Rahman menjelaskan bahwa langkah ini juga diambil untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran. Ini sangat penting, mengingat menjelang Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan masyarakat terhadap berbagai bahan pangan pokok.
Kerjasama Bulog dan Pemerintah Daerah
Bulog terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait agar proses distribusi bantuan dapat berjalan lancar, tertib, dan tepat sasaran sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. Penyaluran bantuan tersebut mengacu pada data terpadu DTSEN yang disiapkan oleh Kementerian Sosial, sehingga diharapkan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Optimisme Bulog Menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan Nasional
Dengan stok beras yang kuat, program penyaluran bantuan yang terus berjalan, serta dukungan penyerapan dan infrastruktur distribusi, Bulog optimistis mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional sepanjang 2026.

