Wamenaker Afriansyah Noor Tinjau Sinergi Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja di Kejati Sumut: Upaya Optimalisasi Kinerja

Pada hari Selasa (10/3/2026), Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, melakukan kunjungan resmi ke kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Kunjungan ini bertujuan untuk membahas tentang penguatan sinergi antara sektor ketenagakerjaan dan penegakan hukum
Pentingnya Kolaborasi Lintas Lembaga
Dalam pertemuan tersebut, perhatian utama diarahkan pada pentingnya kerja sama antarlembaga. Tujuannya adalah agar kerja sosial bukan hanya menjadi bagian dari proses hukum, tetapi juga dapat memberikan manfaat sosial melalui berbagai program pelatihan kerja.
Isu Strategis Ketenagakerjaan dan Penegakan Hukum
Kedua belah pihak membahas berbagai isu strategis yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dan penegakan hukum. Salah satu fokus diskusi adalah bagaimana menciptakan kerja sama yang lebih konkret. Diskusi diarahkan pada pendekatan yang tidak hanya berfokus pada sanksi hukum, tetapi juga menawarkan peluang pembinaan bagi pelaku tindak pidana.
Sinergi Antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Lembaga Penegak Hukum
Afriansyah Noor menegaskan bahwa kerja sama antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia dan lembaga penegak hukum sangat penting untuk diperkuat. Hal ini bertujuan agar kebijakan yang berkaitan dengan aspek hukum juga dapat memberikan dampak sosial yang nyata.
Perlu Adanya Koordinasi Antarlembaga
Menurut beliau, koordinasi antarlembaga, baik di pusat maupun di daerah, harus terus ditingkatkan. Hal ini penting agar pelaksanaan program-program dapat lebih terarah, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pelaksanaan Kerja Sosial dan Pelatihan Kerja
Afriansyah Noor menekankan bahwa pelaksanaan kerja sosial harus memiliki wadah yang konkret. Misalnya seperti Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan yang berada di bawah Kemnaker. Oleh sebab itu, kerja sama tentang bagaimana pelaku tindak pidana menjalankan hukumannya sekaligus mendapatkan pelatihan kerja perlu dibuka.
Pendekatan Penegakan Hukum dan Pembinaan
Menurut beliau, pendekatan ini diharapkan dapat menyebabkan proses penegakan hukum tidak hanya berfokus pada hukuman, tetapi juga pembinaan yang memberikan bekal keterampilan bagi para pelaku. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh individu yang menjalani proses hukum, tetapi juga masyarakat dengan terciptanya lingkungan sosial yang lebih produktif.
Respon dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara
Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Harli Siregar, menyambut baik kunjungan ini. Menurut beliau, ini merupakan langkah penting dalam rangka penguatan koordinasi lintas lembaga. Harli Siregar berharap sinergi antara Kemnaker dan Kejati Sumatera Utara semakin kuat dan mampu menciptakan kerja sama yang lebih konkret. Sehingga, pelaksanaan kerja sosial dapat menjadi bagian dari pembinaan yang memberikan keterampilan dan dampak positif bagi masyarakat.
