Sekda Rida Ananda Tegaskan Komitmen Pemko Payakumbuh untuk Percepat ETPD dan TP2DD

Pemerintah Kota Payakumbuh semakin menunjukkan komitmennya dalam mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), sebuah langkah strategis yang bertujuan untuk memodernisasi dan meningkatkan efisiensi sistem keuangan daerah. Sekretaris Daerah, Rida Ananda, menegaskan pentingnya langkah ini dalam konteks peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan integrasi ekonomi. Dengan kepemimpinan Wali Kota Zulmaeta dan Wakil Wali Kota Elzadaswarman, Pemko Payakumbuh berkomitmen untuk bersinergi dalam pelaksanaan program ini.
Strategi Percepatan ETPD oleh Pemko Payakumbuh
Dalam rangka mendukung percepatan ETPD, Rida Ananda mengidentifikasi tiga fokus utama yang akan menjadi prioritas Pemko Payakumbuh. Fokus ini mencakup digitalisasi belanja daerah, digitalisasi pajak daerah, dan digitalisasi retribusi daerah. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Pentingnya Digitalisasi Belanja Daerah
Digitalisasi belanja daerah menjadi langkah awal yang krusial dalam implementasi ETPD. Dengan memanfaatkan teknologi, proses pengadaan dan penggunaan anggaran dapat dilakukan dengan lebih efisien. Ini akan mengurangi potensi kebocoran anggaran serta meningkatkan akuntabilitas. Rida Ananda mengungkapkan bahwa pengembangan infrastruktur sistem pembayaran menjadi hal yang telah dilakukan sejak tahun 2020 hingga 2025.
Peran Digitalisasi Pajak dan Retribusi
Selain belanja daerah, digitalisasi pajak dan retribusi juga memegang peranan penting dalam meningkatkan PAD. Dengan sistem yang lebih transparan dan mudah diakses, masyarakat akan lebih disiplin dalam memenuhi kewajiban pajaknya. Ini sekaligus mendukung upaya pemerintah untuk meningkatkan kesadaran pajak di kalangan masyarakat.
- Mempercepat proses administrasi pajak
- Meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak
- Minimalkan kesalahan dalam penghitungan pajak
- Transparansi dalam penggunaan dana pajak
- Mendukung pengembangan aplikasi untuk memudahkan pembayaran
Rencana Strategis untuk Lima Tahun ke Depan
Rida Ananda menyatakan bahwa strategi jangka panjang untuk periode 2026 hingga 2030 akan fokus pada sosialisasi, edukasi, dan literasi terkait digitalisasi. Upaya ini akan membantu masyarakat memahami pentingnya ETPD dan cara berpartisipasi dalam sistem yang baru. Ini adalah langkah yang penting untuk memastikan bahwa semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ini.
Pentingnya Sosialisasi dan Edukasi
Sosialisasi dan edukasi menjadi kunci dalam membantu masyarakat memahami manfaat ETPD. Pemko Payakumbuh berencana untuk mengadakan berbagai kegiatan edukatif yang melibatkan masyarakat. Dengan cara ini, diharapkan masyarakat akan lebih siap dalam mengadopsi sistem digital yang baru.
Prestasi Kota Payakumbuh dalam TP2DD
Dalam kesempatan tersebut, Rida Ananda juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi Kota Payakumbuh yang berhasil meraih peringkat pertama dalam Evaluasi Kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) se-Sumatera pada tahun 2025. Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi yang baik antara berbagai pihak.
Peran Bank Indonesia dalam ETPD
Kegiatan Capacity Building dan pendampingan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat juga menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan pemerintah daerah dalam mengikuti evaluasi kinerja TP2DD yang akan datang.
Evaluasi dan Penguatan Regulasi
Pelaksana Harian Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Sudarta, menekankan pentingnya evaluasi dan penguatan regulasi dalam mendukung implementasi ETPD. Kebijakan yang sinergis antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia menjadi faktor kunci untuk mencapai tujuan digitalisasi yang diinginkan.
Secara keseluruhan, Pemko Payakumbuh berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kebijakan yang ada, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pelaksanaan ETPD. Dengan langkah-langkah yang terencana dan kolaborasi yang baik, Pemko Payakumbuh optimis dapat mencapai target-target yang telah ditetapkan dalam digitalisasi ini.
Kesimpulan
Melalui komitmen yang kuat dari Pemko Payakumbuh, di bawah kepemimpinan yang visioner, implementasi ETPD diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Digitalisasi menjadi langkah penting dalam membawa daerah ini menuju era ekonomi digital yang lebih maju dan efisien. Dengan dukungan dari semua pihak, masa depan yang lebih baik untuk Kota Payakumbuh dapat terwujud.