Dalam upaya menjalin sinergi yang lebih kuat antara lembaga penegak hukum dan media, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banggai, Akbar, S.H., M.H., menunjukkan komitmennya untuk menerima kritik yang membangun. Pertemuan yang berlangsung dengan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Banggai, Abdul Saleh, ini bertujuan untuk memperkuat hubungan profesional dan meningkatkan transparansi dalam penegakan hukum di wilayahnya.
Rangkaian Pertemuan yang Hangat
Acara ini diadakan di ruang pertemuan Kejaksaan Negeri Banggai pada hari Senin, 24 Agustus 2026, setelah kegiatan pemusnahan barang bukti dari kasus tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap. Pertemuan ini menjadi momentum bagi Kajari Akbar untuk berinteraksi lebih dekat dengan insan pers di Kabupaten Banggai.
Suasana hangat dan akrab mewarnai pertemuan tersebut. Kajari Akbar didampingi oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Kasi Intelijen Yadi Kurniawan, S.H., Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Septian Dwi Riadi, S.H., M.H., serta Kasi Pidum, Mohamad Fiddin Bihaqi, S.H. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya Kajari dalam mendorong kolaborasi dengan media.
Kehadiran PWI dan Insan Pers
Dari pihak PWI Banggai, turut hadir Ketua PWI Abdul Saleh, Sekretaris Imam Muslik, Penasehat PWI Banggai Iskandar Djiada, serta sejumlah wartawan. Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan pentingnya komunikasi yang baik antara institusi penegak hukum dan media dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada publik.
Keterbukaan dan Kritis dalam Penegakan Hukum
Pada kesempatan tersebut, Kajari Banggai, Akbar, menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap kritik, termasuk dari insan pers. Ia menekankan pentingnya kritik yang disampaikan berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. “Saya tidak alergi dengan kritik dari siapa pun, termasuk dari insan pers, sepanjang kritik tersebut memiliki bukti dan dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya dengan tegas.
Menurutnya, kritik dan informasi yang datang dari masyarakat maupun media sangat penting untuk mendorong penegakan hukum yang transparan. Akbar menggarisbawahi bahwa setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini menunjukkan komitmennya untuk memastikan akuntabilitas dalam setiap proses penegakan hukum.
Pentingnya Informasi yang Akurat
Akbar juga menjelaskan bahwa selama menjabat sebagai Kajari Banggai, terdapat berbagai perkara yang sedang dalam proses penanganan. Beberapa di antaranya mencakup dugaan penyimpangan dana desa, kasus PDAM Banggai, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta berbagai tindak pidana korupsi (Tipikor) lainnya. Ia menekankan bahwa penanganan perkara tidak hanya fokus pada pihak tersangka, tetapi juga mencakup upaya penelusuran, pemulihan, dan pengamanan aset terkait.
- Penanganan dugaan penyimpangan dana desa
- Kasus PDAM Banggai
- Masalah di BUMDes
- Tindak pidana korupsi (Tipikor)
- Upaya pemulihan dan pengamanan aset
Apresiasi terhadap Kinerja Kejaksaan
Ketua PWI Kabupaten Banggai, Abdul Saleh, yang akrab disapa Ale, juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Kajari Banggai dan jajarannya. Ia menilai bahwa komunikasi yang baik antara institusi penegak hukum dan insan pers sangat penting untuk membangun hubungan yang profesional dan terbuka. “PWI Banggai mengapresiasi kinerja Kajari Banggai bersama jajaran dalam menangani berbagai perkara yang sedang berjalan,” jelasnya.
Apresiasi ini menunjukkan bahwa kerjasama yang baik antara media dan lembaga penegak hukum sangat diperlukan untuk memberikan informasi yang objektif dan berimbang kepada masyarakat. Keberhasilan dalam penegakan hukum tidak hanya tergantung pada lembaga penegak hukum, tetapi juga pada peran media yang bertugas mengawasi dan menyampaikan informasi yang akurat.
Menjaga Sinergi yang Kuat
Pertemuan ini diakhiri dengan sesi foto bersama, menggambarkan keakraban antara Kajari Banggai, jajaran Kejaksaan Negeri Banggai, pengurus PWI, dan para wartawan. Suasana yang penuh kekeluargaan ini diharapkan bisa memperkuat sinergi antara Kejaksaan dan insan pers dalam menyampaikan informasi penegakan hukum kepada masyarakat.
Dengan adanya dialog yang terbuka dan transparan, diharapkan masyarakat dapat menerima informasi yang objektif dan berdasarkan fakta. Kajari Akbar berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan media, sehingga penegakan hukum di Kabupaten Banggai dapat berjalan dengan lebih transparan dan akuntabel.




