98 Kepala Sekolah Dilantik, Thomas Amirico: Jabatan Sebagai Tanggung Jawab Terpercaya

BANDAR LAMPUNG — Sebanyak 98 kepala sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Lampung dijadwalkan untuk mengikuti prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pada hari Jumat, 11 September 2026. Acara ini merupakan langkah penting dalam penyegaran kepemimpinan pendidikan di daerah ini.
Pelantikan Berdasarkan Surat Resmi
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Disdikbud Provinsi Lampung Nomor 400.14.1.1/185V.01/2026 yang dikeluarkan pada 10 September 2026. Acara ini direncanakan berlangsung mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Disdikbud Provinsi Lampung yang berlokasi di Jalan Drs. Warsito Nomor 72, Teluk Betung, Bandar Lampung.
Penugasan di Berbagai Satuan Pendidikan
Para kepala sekolah yang dilantik akan menjalankan tugas di berbagai satuan pendidikan yang tersebar di seluruh wilayah Lampung. Beberapa di antara mereka akan tetap berada di sekolah yang sama, sementara yang lain mengalami rotasi ke sekolah baru, termasuk penempatan di lintas kabupaten/kota, yang diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam pengelolaan pendidikan.
Daftar Kepala Sekolah yang Dilantik
Berikut adalah daftar lengkap 98 kepala sekolah yang telah dikelompokkan berdasarkan jenjang pendidikan masing-masing:
Kepala Sekolah Jenjang SMA
- Andina Wijayanti, dari SMAN 2 Gadingrejo ke SMAN 2 Gadingrejo.
- Arif Joko Pamungkas, dari SMAN 1 Way Serdang ke SMAN 2 Way Serdang.
- Arief Lando Selingga Puri, dari SMAN 1 Kelumbayan Barat ke SMAN 1 Kelumbayan Barat.
- Charisma Ganda Megasari, dari SMAN 1 Seputih Raman ke SMAN 1 Way Seputih.
- Edi Pristiyono, dari SMAN 2 Bandar Lampung ke SMAN 1 Natar.
Beberapa nama lainnya yang juga termasuk dalam pelantikan ini antara lain:
- Hufron Ahmadi, dari SMAN 1 Bandar Negeri Suoh ke SMAN 1 Bandar Negeri Suoh.
- Ibrahim Malik, dari SMKN 2 Terbanggi Besar ke SMAN 1 Terbanggi Besar.
- Imam Santoso, dari SMAN 17 Bandar Lampung ke SMAN 2 Punduh Pidada.
- Indah Theresia Susanti, dari SMAN 4 Kotabumi ke SMAN 3 Kotabumi.
- Kusnadi, dari SMAN 16 Bandar Lampung ke SMAN 1 Negeri Katon.
Kepala Sekolah Jenjang SMK
- Dian Novita Dewi, dari SMKN 8 Bandar Lampung ke SMKN 8 Bandar Lampung.
- Ela Novriyanti, dari SMKN 8 Bandar Lampung ke SMKN 1 Ketibung.
- Herlis Noviana, dari SMKN 1 Ketapang ke SMKN 1 Sragi.
- Mimi Luvinta, dari SMKN 1 Bandar Lampung ke SMKN Sukoharjo.
- Nasrun Ahmad, dari SMKN 2 Kotabumi ke SMKN 1 Gunung Labuhan.
Kepala Sekolah Jenjang SLB
- Iskandar Muda, dari SLB N Metro ke SLB N Metro.
- Bambang Irawan, dari SLB Negeri Pringsewu ke SLB PKK Provinsi Lampung.
- Satria Jauhari, dari SLB N Baradatu ke SLB N Baradatu.
- Mas’amah, dari SLBN PKK Provinsi Lampung ke SLBN Lampung Timur.
Pesan dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.STP., M.H. menekankan bahwa posisi sebagai kepala sekolah adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Ia menyampaikan, “Saya berharap amanah yang diberikan ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalitas. Jabatan kepala sekolah bukan sekadar sebuah posisi, tetapi merupakan tanggung jawab untuk memastikan proses pendidikan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta didik.”
Thomas juga menekankan pentingnya kepala sekolah untuk beroperasi sesuai dengan aturan yang ada, menjaga transparansi, serta akuntabilitas dalam pengelolaan sekolah. Ia mengingatkan agar tidak menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki.
Membangun Komunikasi yang Baik
Selain itu, Thomas menyarankan kepada para kepala sekolah untuk membangun komunikasi yang efektif dengan semua pemangku kepentingan, termasuk guru, tenaga pendidikan, siswa, orang tua, dan masyarakat. Membangun hubungan yang baik akan mempermudah proses pendidikan dan menciptakan lingkungan yang kondusif.
Menurut Thomas, rotasi kepala sekolah ini seharusnya dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan energi baru dan perubahan positif di setiap satuan pendidikan. “Kepada para kepala sekolah yang berpindah maupun yang mendapat amanah di tempat baru, jadikan mutasi dan pelantikan ini sebagai momentum untuk memberikan energi baru. Tunjukkan kinerja, tingkatkan mutu pendidikan, dan ciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta berprestasi,” serunya.
Ukuran Keberhasilan Kepala Sekolah
Thomas menegaskan, keberhasilan seorang kepala sekolah tidak hanya diukur dari jabatan yang diemban, tetapi dari perubahan positif yang dicapai di sekolah dan kemajuan yang dirasakan oleh para peserta didik. “Ukuran keberhasilan seorang kepala sekolah bukan semata-mata jabatan yang diemban, tetapi perubahan positif yang mampu diwujudkan di sekolah dan kemajuan yang dirasakan oleh peserta didik,” katanya.
Pelantikan 98 kepala sekolah tersebut diharapkan tidak hanya menjadi seremoni pergantian jabatan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan tata kelola sekolah, mutu pendidikan, integritas pengelolaan, serta kualitas pelayanan pendidikan bagi peserta didik di Provinsi Lampung.